Jumat, 07 Juni 2013

MANFAAT MEMBUAT PERENCANAAN

Perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.

Perencanaan menurut beberapa pendapat para ahli:
  1. Menurut prajudi Atmusudirjo perencanaan adalah perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang akan dijalankan dalam mencapai tujuan tertentu, oleh siapa, dan bagaimana.
  2. Menurut Bintoro Tjokroamidjojo menyatakan bahwa perencanaan dalam arti luas adalah proses memprsiapkan kegiatan-kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
  3. Menurut Muhammad Fakri perencanaan dapat diartikan sebagai proses penyusunan berbagai keputusan yang akan dilaksanakan pada masa yang akan datang untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Lebih lanjut Muhammad Fakri menyatakan bahwa perencanaan dapat juga dikatakan sebagai suatu proses pembuatan serangkaian kebijakan untuk mengendalikan masa depan sesuai yang ditentukan.
  4. Menurut Kaufman mengatakan bahwa perencanaan adalah suatu proyeksi tentang apa yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan secara sah dan berdaya guna.
Manfaat perencanaan:
  1. Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan.
  2. Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami.
  3. Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti.
  4. Manajer dapat memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
  5. Standar pelaksanaan dan pengawasan
  6. Pemilihan berbagai alternative terbaik
  7. Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
  8. Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
  9. Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
  10. Memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait
  11. Meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti. 
http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan
 http://mariamlasyifa.wordpress.com/2011/11/30/pengertian-perencanaan-tujuan-perencanaan/

Sabtu, 04 Mei 2013

Softskill Bahasa Indonesia 2



OLAHRAGA SEPEDA
Jenis Paragraph: Eksposisi
  1. Bersepeda baik untuk jantung Anda.
  2. Bersepeda baik untuk otot-otot
  3. Menjaga ukuran pinggang tetap ideal
  4. Perpanjang umur
  5. Bersepeda baik untuk koordinasi
  6. Baik untuk kesehatan mental
  7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

OLAHRAGA SEPEDA
Jenis Paragraph: Persuasif

Olahraga Sepeda adalah erat hubungannya dengan peningkatan kebugaran kardiovaskular atau kesehatan pembuluh darah dan jantung, serta penurunan risiko penyakit jantung koroner. Mengendarai sepeda sangat baik untuk mengencangkan dan membangun otot terutama di bagian bawah tubuh seperti betis, paha, dan bagian belakang. Anda dapat membakar banyak kalori saat bersepeda, terutama ketika harus menggowes lebih cepat daripada biasanya. Bersepeda tidak hanya efektif dalam membantu Anda menurunkan berat badan, tetapi juga meningkatkan metabolisme tubuh. Bersepeda adalah cara yang terbaik untuk meningkatkan umur Anda. Sejumlah riset menunjukkan bahwa melakukan aktivitas bersepeda secara rutin telah dikaitkan dengan penambahan usia, bahkan ketika harus disesuaikan dengan risiko cedera saat mengendarai sepeda. Aktif menggerakan kedua kaki untuk mengayuh, sementara kedua tangan mengendalikan kemudi merupakan praktik yang baik untuk melatih keterampilan koordinasi tubuh Anda. Bersepeda telah dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental. Bersepeda dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sekaligus menjadi alat proteksi terhadap jenis penyakit kanker tertentu.

http://www.raddien.com/2012/01/7-manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan.html


Jumat, 05 April 2013

PERTIMBANGAN YANG DILAKUKAN SBY DALAM MEMILIH MENKEU


Ada sejumlah pertimbangan yang sedang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum memilih menteri keuangan yang baru pengganti Agus Martowardojo yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Hatta Rajasa, calon menteri baru itu harus memiliki kapasitas yang baik dalam mengamankan penerimaan negara karena menkeu itu merupakan bendahara negara.

Yang namanya menkeu itu kan bendahara negara, maka yang pertama ia pertama harus mampu mengamankan penerimaan negara, pajak, dan nonpajak itu diamankan dengan berbagai policy-nya.

Selain itu,  menkeu baru juga harus memiliki kemampuan menjaga fiskal agar sehat, termasuk di dalamnya belanja dan hal yang berkaitan dengan sustainability fiskal. Presiden juga, menginginkan menkeu yang bisa berkoordinasi dengan baik dengan moneter. Artinya, menkeu baru harus memahami makro-policy, termasuk di dalamnya makroekonomi dan stabilitas ekonomi.

Presiden juga mempertimbangkan bahwa seorang menkeu harus mengetahui sektor riil. Artinya, bagaimana sektor rill ini bergerak. Ambil contoh sebuah perusahaan memerlukan insetif. Menkeu baru harus memahami itu dan memberikan insentif untuk bisa bergerak. Tujuannya ialah supaya pertumbuhan ekonomi tetap tinggi.

Nama    :  Taofiq Goeritno
Npm      :  16210820
Kelas     :  3EA03

Selasa, 04 Desember 2012

Faktor Demografi yang mempengaruhi mahasiswa memliki Handphone Blackberry

Pada jaman yang modern seperti saat ini handphone merupakan kebutuhan penting untuk berkomunikasi. Dimana pada era globalisasi pada saat ini handphone sudah semakin canggih. Salah satu handphone yang populer dan paling diminati pada saat ini yaitu : BlackBerry. Handphone Blackberry ini pantas digunakan oleh pria maupun wanita dan juga tidak mengenal usia untuk memilikinya , dari mulai anak-anak sampai dewasa maupun orang tua sudah banyak yang menggunakannya. Selain itu, dikampus dan disekitar lingkungan saya juga sangat banyak yang menggunakannya bahkan hampir semua mahasiswa dan dosen menggunakan handphone blackberry untuk berkomunikasi. Tetapi tidak sedikit juga yang memiliki BlackBerry hanya sekedar untuk status sosial dan mengikuti trend. Selain itu handphone ini cocok digunakan oleh semua kalangan yaitu : pelajar , mahasiswa maupun karyawan perusahaan. Saya memiliki handphone BlackBerry ini , karena untuk memudahkan berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa terutama teman dikelas, melalui aplikasi yang terdapat pada handphone ini, yaitu: kita dapat berkomunikasi melalui sosial network setiap saat kapan saja pada saat anda membutuhkan dengan teman-teman dengan adanya pemberitahuan dar i handphone tersebut. Maupun aplikasi BBM(BlackBerryMessenger) yang merupakan aplikasi utama dari blackberry tersebut didalamnya dapat membuat sebuah group dimana kita dapat membuat group kelas yg dapat memberikan info-info kelas dalam perkuliahan. Handphone ini juga masih banyak aplikasi-aplikasi yg mendukung lainnya, terutama aplikasi untuk menerima email secara langsung dan dapat membuka file word, excel, maupun pdf. Harga yang ditawarkan juga sangat beragam dan relatif terjangkau dari mulai harga yang murah sampai mahal sehingga kita dapat memilih dan memiliki handphone blackberry sesuai kebutuhan dan penghasilan orang tua. Saya juga mempunyai hobby memiliki handphone yang simple tetapi dapat digunakan berbagai macam kebutuhan seperti social network, mengirim email dan membuat tugas di dalam handphone ini mungkin, serta saya tidak terlalu menyukai aplikasi games yang terlalu banyak dalam handphone, jadi saya banyak menggunakan aplikasi social network dan kebutuhan untuk tugas dll.

Selasa, 16 Oktober 2012

MENGAPA PERUSAHAAN HARUS MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR




MENGAPA PERUSAHAAN HARUS MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR



I.                  PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perkembangan perekonomian saat ini harus segera di ikuti oleh perkembangan cara berfikir para produsen pada pemasaran khususnya.  Dimana dalam pemasaran sebuah produk dibutuhkan keahlian, dimana perusahaan harus bisa melakukan segmentasi pasar. Pada saat perusahaan akan melakukan pemasaran, perusahaan sudah mengetahui produk – produk apa yg dibutuhkan oleh para konsumen di dalam pasar.

II.               Teori dan Pembahasan
Definisi segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah. Dan masih banyak lagi definisi segmentasi pasar lainnya yng di kemukakan oleh para ahli yaitu :
1.       Swastha & Handoko (1997)
Mengartikan segmentasi pasar sebagai kegiatan membagi–bagi pasar/market yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.
2.       Pride & Ferrel (1995)
Mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen - segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli.
3.       Menurut Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.254)
Pasar terdiri dari pembeli dan pembeli berbeda-beda dalam berbagai hal yang bisa membeli dalam keinginan, sumber daya, lokasi, sikap membeli, dan kebiasaan membeli. Karena masing-masing memiliki kebutuhan dan keinginan yang unik, masing-masing pembeli merupakan pasar potensial tersendiri.
Manfaat dan Kelemahan Segmentasi
Dengan mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif. Manfaat dari penggunaan segmentasi pasar, yaitu:
v  Mendesain produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar
v  Menganalisis pasar
v  Menemukan peluang
v  Menguasai posisi superior dan kompetitif
v  Menentukan strategi komunikasi yang efektif dan efisien
Kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
v  Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
v  Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
v  Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.

DASAR SEGMENTASI PASAR
Dalam menyusun strategi segmentasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih dasar yang paling tepat untuk membagi pasar. Sembilan kategori utama karakteristik konsumen yang menjadi dasar untuk melakukan segmentasi adalah:
1.            Segmentasi Geografi
Segmentasi geografi ini mengharuskan pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda seperti negara, negara bagian, wilayah, provinsi, kota atau lingkungan rumah tangga. Perusahaan dapat beroperasi di semua wilayah geografis, tetapi lebih memperhatikan perbedaan kebutuhan dan keinginan yang ada dalam segmen tersebut.
2.            Segmentasi Demografis
Dilakukan dengan cara pasar di bagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan variabel-variabel demografis seperti, usia, ukuran keluarga, jenis kelamin, penghasilan, agama, ras, generasi, kewarganegaraan, dan kelas sosial. Variabel demografis ini merupakan dasar yang paling banyak digunakan dalam membuat kelompok pelanggan, karena variabel ini sangat berhubungan dengan preferensi dan tingkat pemakaian.
3.            Segmentasi Psikografis
Segmentasi ini dilakukan dengan mengelompokkan pembeli yang berbeda  berdasarkan gaya hidup atau kepribadian akan nilai.
4.            Segmentasi perilaku
Dalam segmentasi perilaku, pembeli dibagi menjadi kelompok- kelompok berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan mereka terhadap suatu produk.
5.            Segmentasi Psikologis
Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Strategi segmentasi konsumen sering didasarkan pada berbagai variabel psikologis khusus. Misalnya, para konsumen dapat dibagi menurut motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan, dan sikap.
6.            Segmentasi Sosial Budaya
Berbagai variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) yaitu variabel sosial budaya menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar. Sebagai contoh, berbagai pasar konsumen telah berhasil dibagi lagi menjadi berbagai segmen berdasarkan tahap dalam siklus kehidupan keluarga, kelas sosial, nilai-nilai budaya inti, keanggotaan subbudaya, dan keanggotaan lintas budaya.
7.            Segmentasi Terkait Pemakaian
Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakaian merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek. Segmentasi tingkat pemakaian membedakan antara pemakai berat, pemakai menengah, pemakai ringan, dan bukan pemakai produk, jasa, atau merek khusus.

III.           KESIMPULAN
Jadi kesimpulannya, segmentasi pasar itu harus dilakukan sebelum melakukan pemasaran produk. Supaya perusahaan tau apa yang harus dilakukan dalam memasarkan produknya. Dan juga tepat dengan apa yang dibutuhkan masyarakat, dengan melalui banyak segmentasi seperti segmentasi geografi, segmentasi demografis, segmentasi psikografis, segmentasi perilaku, segmentasi psikologis, segmentasi sosial budaya dan segmentasi terkait pemakaian.

IV.           DAFTAR PUSTAKA
 


NAMA :  TAOFIQ GOERITNO
NPM     : 16210820
KELAS: 3EA03